Berita

Tingkatkan Kualitas Riset, AKABA Selenggarakan Pendampingan Hibah PKM Mahasiswa dan Dosen 2026

HUMAS AKABA 10 Dec 2025

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Akademi Kelautan Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu penelitian dan pengabdian melalui kegiatan Pendampingan Strategi Lolos Hibah PKM Mahasiswa dan Dosen 2026 yang diselenggarakan pada Selasa, 09 Desember 2025. Kegiatan ini menghadirkan seluruh dosen, pejabat struktural, serta taruna perwakilan dari setiap kelas. Pendampingan ini menghadirkan pemateri utama Ibu Ika Yuniwati, S.Pd., M.Si., dosen dari Politeknik Negeri Banyuwangi yang telah berpengalaman mendampingi berbagai proposal hibah penelitian dan pengabdian masyarakat.

Kegiatan ini terbagi menjadi dua sesi utama, yaitu pendampingan untuk mahasiswa pada pagi hari dan pendampingan hibah untuk dosen pada siang hari. Seluruh kegiatan dilaksanakan di lingkungan kampus Akademi Kelautan Banyuwangi, di mana sesi pendampingan mahasiswa bertempat di ruang kelas, sementara pendampingan untuk dosen dilaksanakan di ruang rapat. Kegiatan ini digelar sebagai langkah strategis untuk menciptakan atmosfer akademik yang produktif, sekaligus mendorong munculnya gagasan-gagasan kreatif dan inovatif yang siap diusulkan dalam berbagai skema pendanaan hibah.

Tujuan utama penyelenggaraan kegiatan ini adalah meningkatkan minat serta kemampuan dosen dan mahasiswa dalam menghasilkan penelitian serta pengabdian yang relevan, inovatif, dan berdampak langsung kepada masyarakat. LPPM menekankan bahwa kemampuan menyusun proposal berkualitas menjadi kunci utama dalam memperoleh hibah dari pemerintah maupun lembaga pendanaan lainnya. Dengan meningkatnya partisipasi dosen dan mahasiswa, kampus diharapkan mampu memperkuat kontribusinya dalam pengembangan keilmuan dan pemecahan masalah.

Pada sesi pertama, yaitu Pendampingan Strategi Lolos Hibah PKM Mahasiswa Tahun 2026, kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Sesi ini diikuti oleh seluruh dosen serta 12 taruna perwakilan dari masing-masing kelas. Dalam pemaparannya, Ibu Ika menjelaskan bagaimana mahasiswa dapat membangun ide penelitian serta menyusunnya menjadi proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang berkualitas. Beliau menekankan pentingnya pemahaman terhadap struktur proposal, kejelasan rumusan masalah, serta kreativitas dalam merancang solusi yang inovatif.

Suasana sesi pertama berlangsung interaktif. Para taruna aktif mengajukan pertanyaan, terutama terkait relevansi penelitian terhadap dunia kerja. Beberapa taruna menyampaikan bahwa mereka telah melakukan observasi permasalahan di lingkungan sekitar, dan hal tersebut membuka peluang besar untuk dijadikan topik penelitian PKM. Narasumber kemudian memberikan arahan mengenai bagaimana mengolah permasalahan sehari-hari menjadi sebuah kajian ilmiah yang menarik dan memiliki nilai manfaat. Ibu Ika juga menyoroti bahwa keterlibatan mahasiswa dalam penelitian akan melatih pola pikir kritis, kemampuan memecahkan masalah, serta kreativitas dalam menghasilkan gagasan baru. Menurutnya, mahasiswa yang terbiasa melakukan penelitian akan memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan mereka yang tidak pernah terlibat dalam kegiatan ilmiah.

Sesi kedua berlangsung pada pukul 12.00 hingga 14.00 WIB dan berfokus pada strategi dosen dalam memperoleh pendanaan hibah penelitian dan pengabdian dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM). Pada sesi ini, Ibu Ika memberikan gambaran mendalam mengenai berbagai skema hibah dosen yang tersedia serta strategi dalam menyusun proposal agar memenuhi kriteria penilaian DRTPM. Beliau menguraikan pentingnya kesesuaian topik penelitian dengan roadmap kelembagaan dan perumusan luaran penelitian yang terukur

Para dosen menunjukkan antusiasme yang tinggi karena sesi ini memberikan banyak pemahaman praktis mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan agar proposal penelitian mereka dapat bersaing dan lolos pendanaan. Pelatihan ini dianggap sangat membantu, terutama bagi dosen yang baru mulai aktif menyusun proposal hibah. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dorongan untuk terus meningkatkan mutu penelitian dan pengabdian.

Pendampingan ini bukan hanya memberikan wawasan teknis, tetapi juga menumbuhkan semangat inovasi di kalangan dosen. Melalui materi yang disampaikan, dosen diharapkan lebih berani mengembangkan ide penelitian baru serta menjalin kolaborasi, baik dengan sesama dosen maupun mitra eksternal. Ibu Ika menekankan bahwa penelitian dosen tidak hanya berorientasi pada hibah, namun juga pada kontribusi nyata terhadap permasalahan masyarakat. Secara keseluruhan, kegiatan Pendampingan Strategi Lolos Hibah PKM Mahasiswa dan Dosen 2026 berjalan lancar dan mendapat respons positif dari seluruh peserta. LPPM Akademi Kelautan Banyuwangi berharap bahwa melalui kegiatan ini, kemampuan civitas akademika dalam menghasilkan proposal berkualitas dapat terus meningkat. Dengan demikian, kampus mampu memperluas kiprahnya dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang menghasilkan inovasi berkelanjutan.

Berita Terkait Lainnya